Hi, Guest | New member | Sign in
clickweddinglist.com
  HOME | VENDOR PROFILE | ADVERTORIAL | NEWS & ARTICLE | WEEKLY INTERVIEW | TIPS & TRICKS | EVENT & PROMO | WEDDING IDEA | VOUCHER & GIFT | QUIZ | FORUM
Articles
Yang Mesti Diwaspadai Menjelang Pernikahan (Bagian 3)
{...sebelumnya di bagian 1 dan 2
Tak semua wanita melakukan persiapan medis menjelang perkawinan. Padahal, risiko atau bahaya medis yang diperkirakan bakal muncul setelah perkawinan bisa dicegah, kok. Nah, penyakit dan kelainan apa saja yang harus diwaspadai sebelum perkawinan?
  1. Selaput dara tak berlubang
  2. Nyeri haid
  3. Endometriosis
  4. Keputihan
  5. Waspadai anyang-anyangan ...}
  6. Cedera keluar darah dari vagina
    Bisa saja terjadi, entah sehabis menunggang kuda, lompat jangkit, jatuh terduduk, yang sampai mencederai selaput dara. Tandanya sehabis cedera, keluar darah segar dari vagina. Kemungkinan selaput dara terkoyak.

    Hal lain, seorang gadis kehilangan kedaraannya jika pernah diperkosa. Di Indonesia, kasus kehilangan keperawanan sering masih bermasalah, sebab masih lebih banyak calon suami mempermasalahkan keutuhan selaput dara calon istri, dan tidak mau menerima jika calon istri sudah tidak virgin lagi.

    Itu sebab kasus belum menikah sudah tidak virgin harus memikul masalah. Mengaku kepada calon suami kalau sudah tidak perawan, kemungkinan besar hubungan akan diputuskan. Tidak mengaku, hanya menunda datangnya masalah, sebab tentu akan ketahuan juga setelah malam pertama. Dan ini dilematis.

    Pada kasus sudah tidak gadis yang bukan lantaran kesengajaan atau ulah sendiri nekat melakukan seks bebas, agaknya perlu dipertimbangkan untuk minta visum et repertum langsung begitu cedera selaput dara terjadi. Visum menjadi alat bukti bahwa sudah tidak utuhnya selaput dara bukan akibat seks bebas.

  7. Penyebab bayi cacat
    Kita mengenal pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi kemungkinan adanya empat penyakit pada wanita, yakni toksoplasmosis, rubella (campak Jerman), cytomegallo virus, dan herpes kelamin, yang bisa bikin bayi dalam kandungan cacat.

    Sebaiknya, lakukan pemeriksaan TORCH sebelum kehamilan. Sayang, biayanya masih tinggi (sekitar Rp 1 juta). Bisa saja mereka yang berisiko tinggi tertular saja yang perlu memeriksakannya, misalnya mereka yang bergaul dengan kucing sejak kecil, tidak diimunisasi campak Jerman (MMR) waktu kecil, aktif dan sering berganti pasangan seks, atau melakukan seks bebas.

    Di luar pemeriksaan itu, jika merasa pernah berkontak dengan pasangan seks yang mengidap penyakit syphilis, atau diduga berpenyakit itu, atau pernah kontak kencing nanah (gejalanya keputihan berwarna susu seperti jamur juga), tidak ada salahnya memastikan dengan melakukan pemeriksaan darah dan keputihan.

  8. Apa pemeriksaan penting lain?
    Yang tak kurang penting tentu pemeriksaan golongan darah. Selain faktor ABO darah, juga faktor rhesus. Ketidaksesuain rhesus, selain ketidaksesuaian golongan darah ABO, bisa bermasalah untuk komposisi pasangan. Maka, sebaiknya perlu tahu sebelum terjadi apa-apa.

    Pemeriksaan dan konseling genetik perlu dilakukan jika ada kecurigaan calon pasangan memiliki penyakit bawaan, seperti kelainan darah dalam keluarganya, apalagi jika menikah dengan kerabat dari garis darah yang berdekatan. Gen lemah dan cacat yang bertemu dengan gen lemah dan cacat yang sama akan melahirkan keturunan yang cacat, dan ini sering terjadi jika menikah dengan garis darah yang dekat (incest).

    Tak lupa, pastikan apa sudah kebal terhadap Hepatitis B. Ibu hamil dengan Hepatitis B bisa berpengaruh buruk terhadap bayi yang dikandung. Itu maka, kepastian apakah mengidap virus Hepatitis B, yang sering tanpa keluhan dan gejala nyata, perlu dilakukan jauh hari sebelum menikah.
[Sumber: sehat-ituindah.blogspot.com]
  HOME | VENDOR PROFILE | ADVERTORIAL | NEWS & ARTICLE | WEEKLY INTERVIEW | TIPS & TRICKS | EVENT & PROMO | WEDDING IDEA | VOUCHER & GIFT | QUIZ
ABOUT US | ADVERTISING | CONTACT US
Copyright © 2009 clickweddinglist.com. All Rights Reserved.