Rambut dipotong pendek, antara bahu dan telinga, lalu dilengkungkan
menyerupai mahkota jamur. Model rambut ini hingga kini tetap
booming, tahukah anda jika gaya rambut ini dipopulerkan oleh
hairdresser dari Vidal Sasson salon dan akademi yang biasa
dijadikan acuan bagi para penata rambut dari seluruh dunia. Akademi
di London ini pula yang mempopulerkan rambut shaggy dan menjadi
trend rambut sepanjang masa.
Beberapa waktu yang lalu, Farida M. S.Pd., hairdresser dari FM Team
Hair Design & Bridal di G-Walk Citraland berkesempatan mengikuti
kursus pendek di Vidal Sasson Academy. Dari sana untuk awal tahun
2009 mengeluarkan trend potongan
|
shaggy bervolume, "Agar model shaggy tidak berkesan monoton model
belakangnya divariasi", ujar Farida, yang tiga tahun lalu juga
berguru ke Vidal Sasson Academy.
Menurut hairstylist yang pernah berguru ke Xintian - Shanghai ini,
model shaggy ini tampil lebih elegan, tidak seperti shaggy
konvensional yang dipotong tipis, untuk shaggy bervolume dicutting
dengan gaya guntingan layer-layer lebih dipilih untuk memberi kesan
rambut yang lebih bervolume, potongan rambut tipis dengan ujung
runcing sudah tidak musim lagi. Sekarang rambut ditata lebih kklasik,
|
bergelombang dan bertekstur untuk menampilkan kesan tebal. Untuk pewarnaan bisa digunakan dengan
memasukkan dua warna highlight disapukan di satu tempat, bukan hanya
di ujung-ujung rambut.
"Bagi anda yang memiliki aktivitas cukup padat, rambut model ini
cocok diaplikasikan, karena tanpa diblow atau dicatokpun akan tetap
tampak indah", kata ibu dari Faren Maritza Gani (5 th) dan Fadri
Marzuqa Gani (9 bln). "Jika sudah terlanjur dipotong pendek, bisa
dilakukan hair extension atau penyambungan", sambung Farida, sambil
mengatakan jika FM Salon menyediakan rambut sambungan asli merk
ternama.
|